Pages

MAKALAH ADOBE PREMIER



BAB I
PENDAHULUAN

 LATAR BELAKANG
Adobe Premiere adalah salah satu software yang popular dan digunakan secara luas dalam pengeditan video. Ada antarmuka yang sama dengan Adobe PhotoShop Adobe Premiere dan Adobe After Effects adalah untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan, gambar-gambar dapat dibuat dengan Adobe Photoshop dan efek-efek khusus juga dapat disiapkan dari adobe after effect. Pada artikel ini saya akan menjelaskan Fungsi Tool yang ada di adobe premiere. Penjelasan dilengkapi dengan gambar yang memudahkan  sahabat SamudraTutorial untuk memahami isi artikel.
Adobe Premiere merupakan program yang sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya. Keuntungan belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere adalah program ini mudah dipelajari dan dalam waktu singkat. Anda dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula. Jika tertarik, Anda dapat memperoleh panduan dan tutorialnya di sini.
Fungsi utama Premiere Pro lebih efektif lagi untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi. Agar penampilan multimedia anda lebih menarik, sebaiknya dipelajari pula software animasi dan grafis lain seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan utility multimedia lainnya.

TUJUAN PEMBAHASAN
Dengan makalah ini supaya para pembaca mengenal efek visual dengan menggunakan software Adobe Premiere Pro dengan tujuan :
1.     Pembaca dapat mengetahui interface Adobe Adobe Premiere Pro.
2.     Pembaca dapat membuat komposisi, mengimport Video, memasukkan video ke dalam timeline dengan memainkan komposisi yang telah dibuat
                                                 
                                                          






BAB II
ISI
A.   Sejarah & Perkembangan Premiere
Adobe Premiere adalah aplikasi program untuk editing video yang dikembangkan oleh Adobe. Aplikasi  ini sudah umum digunakan oleh banyak orang dan perusahaan seperti  rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya. Hal ini terjadi karena  belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere tidak terlalu sulit sebab aplikasi ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat Anda dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula tapi tentu saja harus di sertai dengan latihan tentunya.
Adobe Premier lebih dikhususkan untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi karena untuk animasi kita bisa memakai Adobe After Effect. Namun Adobe Premier terdapat beberapa trik rahasia yang dapat menampilkan multimedia yang lebih menarik. Oleh karena itu adobe premier dapat digabungkan oleh multimedia lainnya seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan Utility multemedia lainnya.

B.   Fasilitas – fasilitas yang ada pada software Adobe Premiere
·                     Real Time Rendering, yaitu kita dapat melihat hasil transisi tanpa melalui proses render
·                     Adobe Product Intergretion, yaitu kita dapat enggunakan berbagai produk Adobe (Adobe Photoshop, Adobe After Effects, Adobe Encore DVD dan Adobe Audition) untuk bekerja sama dengan Adobe Primiere
·                     Audio Mixer, yaitu untuk mendukung track-based effects, submix tracks, mendukung proses perekaman voiceover langsung (dubbing), fasilitas panning untuk sorround dan stereo dan VST filter.
·                     Motion Path, yaitu menerapkan prinsip keyframing untuk animasi perpindahan posisi pada klip-klipnya
·                     Visual effect, yaitu dilengkapi dengan keyframe, sehingga dapat dianimasikan dengan mudah
·                     Export, yaitu menyediakan fasilitas expor ke dalam berbagai format media seperti MPEG-1, MPEG-2, MICROSOFT DV, AVI dalam berbagai kompresi, WINDOWS MEDIA 9 SERIES dan REAL MEDIA 9.







C.   Adobe Premiere Dan Perkembangannya


1.    
Aplikasi yang di kembangkan oleh Adobe ini pertama kali di release pada bulan Desember tahun 1991 yang di beri nama Adobe Premiere Versi 1 (ADOBE PREMIERE 1.0) dengan platform OS hanya untuk Apple Mac dengan beberapa fitur yang tersedia diantaranya :


a. QuickTime multimedia and VidioSpigot Format support
b.  PICT image support
c. Supported up to 160 x 120 pixels movie creation
e. Supported 8-bit audio
f.  Supported output to video tape

2.     Selang beberapa saat tepatnya pada bulan September 1992, tidak mencapai satu tahun sejak awal di release Adobe sudah melakukan pengembangan pada aplikasi ini yang di kenal dengan Adobe Premiere Versi 2 (ADOBE PREMIERE 2.0) tapi platform OSnya masih hanya untuk Apple Mac, dalam versi ini terdapat beberapa penambahan dan perubahan fitur yaitu :

a.  QuickTime Video and Audio Capture support
b.  Title Creation
c.  Tilte, Sequence and Contruction  Windows
e.  Slow/Fast motion support
f.  5 audio and 41 movie/stiil-image filters
g. 49 special effect
h.  16-bit, 44kHz audio support
i.  Filmstrip file format introduced
j.  Numbered PICT sequence support
k.  EDL support
l.  Illustrator text import
m.  SMTPE timecode support

3.     Lalu pada tahun 1993 di bulan agustus Adobe kembali melakukan pengembangan dari Adobe premiere Versi 2 menjadi Versi 3 (ADOBE PREMIERE 3.0) namun masih dengan OS untuk Apple Mac dengan fitur perkembangannya sebagai berikut :

a. 99 stereo audio tracks
b. 97 vidio tracks
c. Video waveform monitor
d. Sub-pixels motion and field rendering
e. Bacth digitizing
f.  Full framerate preview from disk
g.  Enhanced title windows


4.  Masih ada di tahun yang sama di bulan September tahun 1993 Adobe mereleas Adobe Premiere Versi 1.0 (ADOBE PREMIERE 1.0) dengan Flatform untuk Windows pertama dengan fitur sebagai berikut :
a.  First release of Premiere application for windows platform
b.  24-bit AVI and QuickTime video format support
c.  Autodesk animator file support
d. AVI, AIFF, and WAV audio format support
e.  Still image support (Photoshop, BMP, DIB, PCX, PICT and TIFF formats)
f.  Two video track, three audio track and one transition and superimpose track
g.  No EDL, titling, and motion and device control available in the current mac (v3.0) relase.
5.  Pada tahun 1994 di bulan Febuari Adobe melakukan pengembangan terhadap Premiere versi 1 untuk windows menjadi Adobe Premiere versi 1.1 (ADOBE PREMIERE 1.1) dengan perkembangan fiturnya sebagi berikut :
a.  AdobeCap video capture module
b.  Expanded graphics and audio file support
c.  TARGA and ADPCM file support
d.  Image sequence import support
6.  Masih pada tahun yang sama di bulan juli tahun 19994 adobe kembali mengembangkan Adobe Premiere versi 3 menjadi versi 4 (ADOBE PREMIERE 4.0 ) yang platform OSnya untuk Apple Mac dengan fitur perkembangnya yaitu :
a.  Support for 97 superimposition tracks plus two A/B tracks
b.  Trim wimdow
c.  Dynamic previewing
d.  Custom filter and transition creation
e.  Time variable filters
f.  Batch capture
g.  Time-lapse capture
h.  NTSC 29.97 frame rate support

7.  Lalu pada bulan Desember tahun 1994, Versi 4 ini dikembangkan untuk windows dengan fitur perkembangannya yaitu :

a.  Adobe moves Windows platform release of Premiere directly from  v1.1 to v4.0
b.  Premiere 4.0 for windows matches capabilitles of Premiere 4.0 for Macintosh

8.  Di bulan Oktober tahun 1995 langsung dikembangkan pada Versi 4.2 (ADOBE PREMIERE 4.2) tapi hanya untuk OS Mac dengan tambahan fiturnya yaitu :

a.  CD-ROM Movie Maker Plug-in
b.  Data rate analysis tool
c.  Power Macintosh-native Sound Manager 3.1

9.  Tidak lama kemudian menyusul untuk platform OS windowsnya pada bulan April tahun 1996  tetapi masih di versi yang sama yaitu Adobe Premiere Versi 4.2 (ADOBE PREMIERE 4.2) dengan perkembangan fitur di antaranya
:
a.  32-bit architecture
b.  Long File Names Support
c.  Background compiling
d.  Batch movie maker
e.  4k output
f.  Right-mouse button support
g.  Uninstaller utility

10. Pada tahun 1997 di bulan Juli Adobe kembali melakukan pengembangan di versi yang sama Adobe Premiere Versi 4.2 (ADOBE PREMIERE 4.2 silicon Graphics) dengan platform OS UNIX/SGI pertama, dengan fitur perkembangnnya:

a.  SGI O2 platform exclusive release
b.  IRIX 6.3 integration
c.  OpenGL accelerated versions of transition and special effects plug-ins
d.  Platform-specific plug-ins by Sillicon Graphics for combining and video content

11.  Pada bulan Mei tahun 1998 Adobe kembali mereleas versi terbaru yaitu Adobe Premiere versi 5 (ADOBE PREMIERE 5) dengan platform OS Mac dan Windows dan inilah awal di fokuskannya Adobe Premiere untuk kedua OS ini. Fitur yang di kembangkan pada versi ini di antaranya :

a.  Source/program editing
b.  Title windows editor
c.  Keyframeable audio and video filters
d.  Collapsible tracks
e.  Up to three hour project length support

12.  Enam bulan berselang yaitu bulan Oktober 1998 di releas kembali versi terbarunya yaitu Adobe Premiere versi 5.1 (ADOBE PREMIERE 5.1) dengan perkembangan fitur di antaranya :

a.  QuickTime 3.0 support
b.  DPS Perception support
d.  Preview to RAM
e.  “Smart” preview file timeline export
f.  Multi-threadead, dual processor support

13. Sejak pengembangan versi 5.1 sempat terhenti hingga 3 tahun, di tahun 2001 di bulan Januari di kembangkan lagi pada versi 6 (ADOBE PREMIERE 6.0) dengan fitur perkembangannya sebagai berikut :

a.  Support for web video and DV formats
b.  OHCI support
c.  Title editor
d.  Storyboard
e.  Audio mixer
f.  Timeline video tracks keyframes

14. Pada tahun 2002 di bulan Agustus di releas kembali pengembangan dari Adobe Premiere 6.0 menjadi Adobe Premiere versi 6.5 (ADOBE PREMIERE 6.5)   dengan masih untuk platform Mac dan Windows dengan fitur pengembangannya yaitu :

a.  Realtime preview
b.  Adobe title Disigner
c.  Exporting to DVD as MPED-2


15. Pada tahun 2003 tanggal 21 Agustus Adobe mereleas Adobe Premiere Versi Pro 1.0 (ADOBE PREMIERE PRO 1.0) dengan platform hanya untuk windows saja sedangkan untuk Mac di hentikan dulu untuk sementara dan pada versi ini peningkatan adobe sebagai aplikasi editing meningkat tajam, versi ini juga sering di bilang Adobe Premiere 7.0 dengan perkembangan fiturnya sebagai berikut :

a.  Rewritten source code for the whole program
b.  Multiple nested timelines
c.  Color correction tool
d.  Sample-level audio editing
e.  Track-based audio effects
f.  5.1surround sound support
g.  VST audio effects and ASIO audio hardware support
h.  AFF export
i.  Customizable keyboard shortcuts
j.  Adobe media encorder

16. Sekitar Sembilan 9 bulan sejak di releas Adobe Premiere Pro 1.0, Adobe kembali mengembangkannya dan di releas pada tanggal 24 Mei 2004 yang di kenal dengan Adobe Premiere  versi Pro 1.5 (Adobe Premiere Pro 1.0) tapi masih dengan platform windows dengan perkembangan fiturnya yaitu :

a.  Project manager
b.  Panasonic 24p support
c.  Effects favorites
d.  Project-ready Photoshop file creation
e.  Automatic loading of built-in after Effects plug-ins
f.  After Effects clipboard support
g.  One-click color correction
h.  AAF and EDL import and Export
i.  New DeEsser and DeHummer audio filters
j.  New GPU effects
k.  Bezier keyframe controls
l.  HDV support (penambahan fitur pada tanggal 1 maret 2005)

17. Pada 17 Januari 2006 Adobe mereleas versi 2 dengan nama Adobe Premiere Pro 2.0 dengan platform masih windows, dengan pengembangan fiturnya yaitu :

a.  Docking workspaces
b.  Multicam editing
c.  Adobe clips notes
d.  Dynamic link with after Effects projects
e.  DVD authoring from the timeline
f.  Native HDV editing
g.  Native SD and HD support
h.  Enhanced color-corection tools
i.  10-bit and 16-bit color resolution support
j.  32-bit internal color processing
k.  GPU-accelerated rendering

18. Pada tanggal 2 Juli 2007 adobe mereleas pengembangan terbarunya dengan platform untuk windows dan Mac OSX, yang di kenal dengan nama Adobe Premiere Versi CS3 (ADOBE PREMIERE CS3) yang di lengkapi fitur terbarunya antara lain :

a.  Output to DVD, Blu-ray and Flash
b.  High-quality slow motion witchtime remapping
c.  Direct-to-disc recording and professional on-set monitoring
d.  Publish adobe Encore projects to the web
e.  Multiple project panels with smart file search
f.  Improved editing efficiency
g.  Output for mobile devices
h.  Help documentation available online

         Selang beberapa waktu Adobe kembali mengembangkan Adobe Premiere Versi CS3 dengan nama Adobe Premiere Versi CS3.1.0  yang di releas pada 18 Oktober 2007 dengan tambahan fitur yaitu :

a.  Native Panasonic P2 MXF import, Editing and export
Dan mereleas kembali tanggal 14 April 2008 dengan nama Adobe Premiere Versi CS3.1.1 dengan penambahan fiturnya yaitu  :  
a.     Native sony XDCAM MXF import dan editing

19. Pada tanggal 23 September 2008 Adobe kembali meluncurkan versi terbarunya yaitu Adobe Premiere Versi CS4.0 (Adobe Primiere CS4.0) dengan platform OS windows dan Mac OSX dengan fiturnya sebagai berikut :

a.  Speech search
b.  Batch encoding using adobe media encorder
c.  Over 50 enhancements to editing efficiency (apply filters/transition to multiple clips, sync lock, smart zoom)
d. Media browser panel to efficiently browse file-based recording media (e.g Panasonic P2 and XDCAM)
e.  Project intelligence with new XMP metadata support
f.  Blending modes
g.  Sequence-leves settings
h.  Dynamic link to open premiere pro sequences directly in adobe encore
i.  Enhanced photoshop for Onlocation
j.  AVCHD support (not available in the trial version)

Selang beberapa saat versi inipun kembali di kembangkan dengan nama Adobe Premiere Versi CS4.0.1 yang di release pada tanggal 20 November 2008 dengan penambahan fitur :

a.  Final cut pro XML import
b.  OMF export
c.  Enhanced third-party support

Lalu pada tanggal 29 Mei 2009 kembali di kembangkan menjadi Adobe Premiere Versi CS4.1.0 dengan penambahan fitur sebagai berikut :

a.  Additional support for REDCODE
b.  Performance improvements to project load time
c.  Improvements to AVCHD support
d.  Performance enhancements for DV/HDV playback
e.  Support for Avid-captured DV or IMX footage
f.  New 16 channel audio tracks for playout
g.  Export media a still format now  bypasses the AME render queue
h.  Enable. VOB extension support

Lalu pada 10 November tahun 2009 kembali di update dengan nama Adobe Premiere Versi CS4.2.0 penambahan fitur  yaitu :

a.  Panasonic P2 AVC-Intra support (including new sequence presents)

Selanjutnya Adobe Premiere Versi CS4.2.1 yang di releas pada tanggal 8 Desember 2009 dengan penambahan fiturnya :
a.     Fixed memory issue that occurred when importing large numbers of AVC-intra files into adobe premiere pro

20.Setelah itu pada tanggal 30 April 2010 adobe kembali merelease produk terbarunya yaitu Adobe Premiere versi CS5.0 dengan platform OS windows dan Mac OSX dengan perkembangan fiturnya antara lain :

a.  64-bit native application (32-bit OS no longer supported)
b.  Mercury playback Engine, which supports GPU-accelerated rendering using qualified nVidia CUDA graphics card
c.  Ultra keyer for chroma keying
d.  Final cut pro XML export
e.  DPX format import and export
f.  Metadata integration with adobe story and adobe OnLocation
g.  Face detection and improved speech-to-text
h.  Direct export option, bypassing adobe media encorder
i.  Fractional resolution options
j.  Audio capture matering

Lalu pada tanggal 26 Mei 2010 di kembangkan menjadi Adobe Premiere CS5.0.1 dengan penambahan fiturnya :

a.     Mercury playback engine support additional layers on the NVIDIA GeForce GTX 285 GPU Card

21. Tidak lama kemudia di kembangkan lagi menjadi Adobe Premiere CS5.0.2 yang di releas pada tanggal 1 September 2010 dengan penambahan fiturnya :

a. Windows-based mercury playback engine support for new NVIDIA cards (GTX 470, Quadro 4000, Quadro 5000)
b.  XD-CAM HD export
c.  Source timecode in XDCAM 4:2:2 footage
d.  Support QuickTime files From JVC solid-state cameras
e.  RED Rocket cards support
f.  Broadcast Wave audio file format support
g.  Broadcast Wave in OMF export support
h.  10-bit Displayport support for NVIDIA Quadro cards (windows only)
Adobe Premiere CS5.0.3 yang di realease pada tanggal 7 Desember 2010 dengan penambahan fitur di antaranya :
a.  Mercury playback engine support for the NVIDIA Quadro 5000 card (Windows) and the NVIDIA Quadro 4000 (Mac)
Kemudian dikembangkan lagi menjadi Adobe Premiere CS5.5 dan di release pada tanggal 3 Mei 2011 dengan tambhan fiturnya antara lain :
a. Mercury Playback Engine support for more NVIDIA cards (Geforce GTX 570, 580, Quadro FX 3700M, FX 3800M, 2000, 2000D, 2000M, 3000M, 4000M, 5010M, M6000.)
b.  MPE acceleration of more video effects
c.  Marge clips for dual system audio
d.  Closed captioning playout to firewire and third-party hardware
e.  Adobe Audition CS5.5 integration
f.  Improved speech-to-text using adobe story scripts
g.  Canon XF metadata support
h.  New film Dissolve effect, Subtract and Divide blend modes

22. Lalu pada tanggal 25 Mei 2012 adobe merelease pengembangan terbarunya yaitu Adobe Premiere Versi CS6.0 (ADOBE PREMIERE CS6.0) dengan platform OS windows dan Mac OSX dengan fiturya sebagai berikut :

a.  Redesigned interface
b.  Adobe prelude CS6 integration
c.  Adobe speedGrade CS6 integration
d.  Adobe encore CS6 integration
e.  Update Three-Way Color Corrector
f.  Adjustment layers feature
g.  New Preset Browser
h.  Rolling shutter repair effect

i.  Warp Stabilizir effect
j.  Larger thumbnails (with resizing ang hover scrubbing)

23. Lalu pada Juni 2014 adobe menyempurnakan pengenmbangan terbarunya Adobe Premier Pro Versi CC





Premiere 4.2
Mungkin versi pertama Premiere menjadi sangat populer. Anda dapat melihatnya dalam penggunaan pada video ini dari sekitar tahun 1996. Masih sangat dini dalam pengeditan non-linear , dan untuk menjalankannya dengan benar, saya harus membuat custom-build PC yang harganya hampir enam bulan. Hanya bisa mengedit sekitar 5 menit sekaligus, jadi proyek yang lebih lama diedit dalam potongan dan direkam ke tape analog secara linier .

Premiere 5.0, 5.1

Rilis ini melihat beberapa perubahan mendasar pada antarmuka. Banyak pengguna menolak keras pada awalnya tapi kebanyakan memilih cara baru dan lebih profesional dalam melakukan sesuatu.Versi 5 tidak terlalu stabil namun versi 5.1 memperbaiki sebagian besar masalah.

Premiere 6.0, 6.01

Rilisan ini jauh lebih mudah bagi pengguna Premiere, yang pada dasarnya memiliki antarmuka yang sama dan banyak perbaikan. Fitur baru termasuk DV capture dan web video output .

Premiere 6.5

Pelepasan yang relatif kecil. Fitur baru termasuk: Real-time previewing, alat sertifikasi baru, efek audio baru, DVD authoring.

Premiere Pro (AKA Premiere Pro 1, Premiere 7, PPRO)

Sebuah rilis yang signifikan, versi ini dipromosikan oleh Adobe sebagai transisi ke arena profesional sepenuhnya. Versi ini tidak menawarkan dukungan untuk Mac, sebuah langkah yang tidak biasa yang akhirnya diperbaiki di Premiere Pro CS3.
Premiere Pro 1.5

Sejumlah penambahan kecil dan perbaikan bug. Benar-benar hanya versi yang lebih stabil dari PPRO.
Premiere Pro 2

Rilis cukup signifikan, termasuk antarmuka baru dan banyak fitur baru seperti: Rekaman-ke-DVD, Pengeditan multi-kamera, garis waktu bergulir, koreksi warna yang meningkat, pemrosesan akselerasi GPU, dukungan HD / HDV asli, integrasi yang lebih baik dengan Adobe lainnya. aplikasi.

Premiere Pro CS3 (2007)

Pelepasan relatif kecil, termasuk beberapa fitur bagus seperti remapping waktu. Sekarang kapal dengan Adobe Encore CS3. Versi ini juga melihat kembalinya dukungan Mac secara mengejutkan.

Premiere Pro CS4 (Oktober 2008)

Sekali lagi, tidak banyak fitur baru namun upgrade yang solid. Peningkatan dukungan format, fleksibilitas dan alur kerja pengeditan yang efisien.

Premiere Pro CS5 (April 2010)

Paling menonjol untuk Mercury Playback Engine yang menggunakan GPU untuk membuat preview yang kurang. Berbagai perangkat tambahan umum pada dasarnya sama dengan antarmuka.

Premiere Pro CS6 (Mei 2012)

Cukup sedikit perubahan pada antarmuka. Pengenalan Adobe Prelude dan SpeedGrade. Korektor warna tiga arah, lapisan penyesuaian, perancang preset baru, efek perbaikan rana rolling.Pengenalan Adobe Creative Cloud .

Premiere Pro CC (Juni 2013)

Cukup beberapa perbaikan dan tweak, tapi kebanyakan cukup kecil. Timeline yang didesain ulang, copy & paste yang lebih baik untuk efek, Link & Locate, Lumetri Deep Color Engine, pencampuran audio yang disempurnakan, codec Mezzanine dan dukungan format tambahan, pengeditan multicam yang ditingkatkan, Pengaturan Sinkronisasi, peningkatan teks, Adobe Anywhere Integration, ditambah banyak perbaikan kecil lainnya. .
Catatan: Ini adalah versi pertama dari PPRO yang hanya tersedia melalui layanan berlangganan Creative Cloud.

D.   Fitur-fitur adobe premiere

Premiere Pro mendukung editing video berkualitas tinggi di hingga 4K x 4K resolusi, di hingga 32-bit per channel warna, baik dalam dan RGB YUV. Audio-contoh tingkat mengedit, VST audio plug-in mendukung, dan 5,1 surround sound pencampuran tersedia untuk audio fidelity tinggi. Premiere Pro dari arsitektur plug-in memungkinkan untuk impor dan ekspor format diluar dari kendala atau QuickTime DirectShow, mendukung berbagai jenis file audio dan video format dan codec pada kedua MacOS dan Windows.
Versi 1,5 ditingkatkan dukungan untuk video definisi tinggi konten, dan manajemen proyek baru ditambahkan alat dan filter baru. Hal ini juga termasuk dukungan untuk 24p panjangnya. Versi 1.5.1 menambahkan dukungan untuk HDV. Versi 2.0 lebih refines 24p dan HDV editing, dan merupakan yang pertama NLE utama untuk mendukung natively Canon 24F format pada kamera seperti Canon XL H1, dengan tambahan update. Sejak versi 2.0, Premiere Pro telah memerlukan prosesor yang mendukung SSE2, yang tidak tersedia di beberapa prosesor tua.
Pada Premiere Pro CS3 ditambahkan dukungan untuk output ke Blu-ray Disc, dan Flash MPEG-4/H.264 berbasis situs web, serta Waktu Remapping, yang mudah-di-gunakan variabel Fram rate pelaksanaan. Dimulai di Premiere Pro CS3, Adobe Encore disertakan untuk authoring menu dan interaktivitas untuk DVD, Blu-ray discs, dan Flash untuk proyek web. Adobe OnLocation (sekarang lintas platform pada CS4) juga termasuk untuk direct-to-disc rekaman dan monitoring. Perbaruan untuk Premiere Pro CS3 asli telah menambahkan dukungan untuk kamera format file baru. 3,1 ditambahkan asli Panasonic P2 MXF impor, mengedit, dan ekspor DVCPRO, DVCPRO HD DVCPRO50 dan material. 3,2 ditambahkan asli XDCAM HD EX dan impor dan mengedit.

 











E.   ELEMEN PADA  ADOBE PREMIER









Garis besar lingkungan kerja Adobe Premiere Pro terdiri dari 3 bagian utama, yaitu :
1. Project Window, yang berada pada sebelah kiri atas.
2. Monitor Window, yang berada pada sebelah kanan atas.
3. Timeline Window, yang berada di sebelah kiri bawah.
4. Tools Window, yang berada di sebelah kiri bawah.

a.     Project Window

Project Window adalah tempat dimana Anda menyimpan clip/footage (sebutan bagi file yang digunakan dalam digital video production) yang berupa file image, audio, title dan video yang akan digunakan dalam proses editing. Project Window memiliki 2 bagian yaitu Tab Project yang berisi daftar clip dan Tab  effects yang berisikan daftar efek audio, transisi audio, efek video dan transisi video.

b.    Monitor Window

Monitor Window terdiri dari Source Monitor Window dan Sequence Monitor Window, di sebelah kiri merupakan Source Monitor Window, sedangkan sebelah kanan merupakan Sequence Monitor Window. Source Monitor Window sangat berguna dalam proses trimming video nantinya, dan Sequence Monitor Window digunakan untuk melihat preview hasil editing pada Timeline.

c.      Timeline Window

Timeline Window adalah tempat untuk menyusun dan menempatkan clip/footage untuk kemudian diedit. Dinamakan timeline karena bekerja berdasarkan waktu (secara horisontal), sedangkan secara vertikal Timeline dibagi dalam “track”, yang terdiri dari track Video dan Audio. Adobe Premiere Pro menggunakan format SMPTE dalam satuan waktunya. SMPTE (Society of Motion Picture dan Television Engineers) adalah organisasi dari orang-orang film dan televisi internasional. Satuan format SMPTE adalah berdasarkan Jam:Menit:Detik:Frame. Misalnya posisi 00: 05: 15: 19 artinya kita berada pada posisi menit ke-5, detik ke-15 dan frame ke-19. Dengan format ini kita akan tahu durasi dari sebuah movie.

d.    Tools Window

Tools Window berisikan tombol Selection Tool, Track Selection Tool, Ripple Edit Tool, Rolling Edit Tool, Rate Scratch Tool, Razor Tool, Slip Tool, Slide Tool, Pen Tool, Hand Tool, Zoom Tool yang nantinya banyak digunakan dalam proses editing video.



F.    KEGUNAAN SHORTCUT

Shortcut adalah kombinasi dari beberapa tombol yang bila ditekan secara bersamaan mampu bereaksi melakukan perintah yang kita inginkan, atau lebih jelasnya shortcut itu tombol cepat untuk melakukan suatu perintah pada komputer. Dengan shortcut, kita bisa melakukan sebuah perintah dengan cepat hanya dengan keyboard tanpa bantuan mouse, limayan lebih cepat beberapa detik.

G.   TOOL & SHORTCUT


BUTTON
KEYBOARD
SHORTCUT
DESCRIPTION
V
Selection tool
Tool dafault/ alat default, di gunakan untuk alat memilih dan menggeser clip pada timeline.
M
Track Select tool
Pilih semua klip di trek dari suatu titik tertentu, atau pilih beberapa track.
B
Ripple Edit tool
Penyesuaian titik edit dan memindahkan klip lainnya dalam timeline untuk agar seimbang.
N
Rolling Edit tool
Menyesuaikan titik edit antara dua klip tanpa mempengaruhi sisa timeline.
X
Rate Stretch tool
Mengubah durasi klip sekaligus mengubah kecepatan untuk kompensasi.
C
Razor tool
Memotong Clip pada time line.
Y
Slip tool
Memindahkan klip dalam dan keluar poin dengan jumlah yang sama secara bersamaan, sehingga sisa timeline tidak terpengaruh.
U
Slide tool
Memindahkan klip bolak-balik dalam timeline, sementara secara bersamaan menyesuaikan klip berdekatan dengan kompensasi.

P
Pen tool
membuat kontrol (jangkar) poin..
H
Hand tool
Tarik tampilan timeline kiri dan kanan.
Z
Zoom tool
Klik pada timeline untuk memperbesar tampilan, atau tarik dan pilih area persegi untuk memperbesar ke arah tertentu.





H.  KARAKTERISTIK
penting untuk mengingat ini adalah spesifikasi minimum, dan tidak akan selalu memberikan pengalaman pengguna yang memuaskan. Spesifikasi yang direkomendasikan jauh lebih mungkin untuk menyediakan kinerja yang diharapkan dari perangkat lunak dan mereka akan menjadi orang-orang untuk digunakan sebagai panduan untuk spesifikasi minimum untuk komputer baru atau setiap upgrade yang direncanakan sebelum instalasi.
Sementara perangkat lunak akan berjalan pada prosesor Phenom II AMD atau Core2Duo intel, it's worth dicatat bahwa render dapat sangat intensif bekerja untuk prosesor dan prosesor tercepat mungkin dalam anggaran Anda akan membayar dividen dalam kecepatan pengeditan. Secara umum, bahkan Core I3, yang termurah di Range Intel saat ini, akan secara signifikan lebih cepat daripada prosesor yang lebih tua, tetapi karena Premiere bahagia menggunakan prosesor multi buang biji untuk penuh mereka, jika anggaran dapat mencapai PNR atau prosesor yang lebih kemudian melakukannya, Premiere adalah perangkat lunak yang memperoleh manfaat dari peningkatan kekuatan komputasi lebih dari kebanyakan.
Pertimbangan berikutnya adalah memori. Spesifikasi minimum menunjukkan 4GB Ram dengan 8GB direkomendasikan, untuk menjalankan handal dan halus mempertimbangkan 8GB minimum, dan pergi untuk sebanyak yang Anda bisa. Untuk komputer yang digunakan untuk kegiatan lain juga, multitasking dapat melihat bahkan 24GB RAM dimanfaatkan sepenuhnya, terutama jika Anda bekerja pada konten HD. Berbicara tentang konten, ini adalah aspek lain dari memori untuk melihat. Sementara Anda dapat menggunakan drive penyimpanan yang berisi segala sesuatu yang lain pada komputer Anda untuk menjaga media Anda bekerja, untuk konten HD terutama, dan untuk bebas masalah dan operasi mungkin tercepat disarankan untuk memesan satu drive, sebaiknya 7200 RPM atau yang lebih cepat, khusus untuk media Anda. Bandwidth dan waktu akses berarti Premiere akan secara signifikan lebih cepat dalam operasi dengan media yang pada drive berdedikasi.
Aspek terakhir spesifikasi untuk mempertimbangkan adalah grafik. Adobe Premiere menggunakan fitur yang disebut Merkurius Playback Engine yang memungkinkan pemutaran video tanpa render lebih cepat dan halus, memiliki dua mode, hanya perangkat lunak dan modus akselerasi GPU (menggunakan CUDA atau OpenCL). Modus akselerasi GPU menawarkan kinerja yang signifikan meningkat dan karena itu sangat diinginkan. Namun, tidak semua GPU kompatibel dengan Mercury Playback Engine, daftar yang ditemukan pada halaman sebelumnya terkait spesifikasi, jadi jika komputer baru yang sedang dibangun atau dibeli, atau upgrade sedang dipertimbangkan sebelum menginstal, itu sangat diinginkan untuk memanfaatkan GPU kompatibel mana mungkin.

Adobe Premiere Pro CS5.5 system requirements

Adobe Premiere Pro CS5.5 requires a 64-bit operating system.

Windows

·         Intel® Core™2 Duo or AMD Phenom® II processor; 64-bit support required
·         64-bit operating system required: Microsoft® Windows Vista® Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise with Service Pack 1 or Windows® 7
·         2 GB of RAM (4 GB or more recommended)
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on removable flash storage devices)
·         7200 RPM hard drive for editing compressed video formats; RAID 0 for uncompressed
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0-compatible video adapter
·         Adobe-certified GPU card for GPU–accelerated performance; visit www.adobe.com/go/premiere_systemreqs for the latest list of supported cards
·         Adobe-certified card for capture and export to tape for SD/HD workflows
·         OHCI-compatible IEEE 1394 port for DV and HDV capture, export to tape, and transmit to DV device
·         Sound card compatible with ASIO protocol or Microsoft Windows Driver Model
·         DVD-ROM drive compatible with dual-layer DVDs (DVD+/-R burner for burning DVDs; Blu-ray burner for creating Blu-ray Disc media)
·         QuickTime 7.6.2 software required for QuickTime features
·         Adobe Flash® Player 10 software required to play back DVD projects exported as SWF files
·         Broadband Internet connection required for online services and to validate Subscription Edition (if applicable) on an ongoing basis*

Mac OS

·         Multicore Intel® processor with 64-bit support
·         Mac OS X v10.5.8 or v10.6.3; Mac OS X v10.6.3 required for GPU-accelerated performance
·         2 GB of RAM (4 GB or more recommended)
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on a volume that uses a case-sensitive file system or on removable flash storage devices)
·         7200 RPM hard drive for editing compressed video formats; RAID 0 for uncompressed
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0–compatible video adapter
·         Adobe-certified GPU card for GPU–accelerated performance; visit www.adobe.com/go/premiere_systemreqs for the latest list of supported cards
·         Core Audio-compatible sound card
·         DVD-ROM drive compatible with dual-layer DVDs (SuperDrive for burning DVDs; external Blu-ray burner for creating Blu-ray Disc media)
·         QuickTime 7.6.2 software required for QuickTime features
·         Adobe Flash® Player 10 software required to play back DVD projects exported as SWF files
·         Broadband Internet connection required for online services and to validate Subscription Edition (if applicable) on an ongoing basis*

Supported NVIDIA video adapters for GPU acceleration

·         GeForce GTX 285 (Windows and Mac OS)
·         GeForce GTX 470 (Windows)
·         GeForce GTX 570 (Windows)
·         GeForce GTX 580 (Windows)
·         Quadro FX 3700M (Windows)
·         Quadro FX 3800 (Windows)
·         Quadro FX 3800M (Windows)
·         Quadro FX 4800 (Windows and Mac OS)
·         Quadro FX 5800 (Windows)
·         Quadro 2000 (Windows)
·         Quadro 2000D (Windows)
·         Quadro 2000M (Windows)
·         Quadro 3000M (Windows)
·         Quadro 4000 (Windows and Mac OS)
·         Quadro 4000M (Windows)
·         Quadro 5000 (Windows)
·         Quadro 5000M (Windows)
·         Quadro 5010M (Windows)
·         Quadro 6000 (Windows)
·         Quadro CX (Windows)
Visit the NVIDIA website for system requirements and compatibility. The list of video adapters that are compatible with Adobe® Premiere® Pro CS5 is updated on a regular basis.
* Adobe online services, including Adobe CS Live Services, are available only to users 13 and older and require agreement to additional terms and Adobe's online privacy policy (available at www.adobe.com/go/terms). Online services are not available in all countries or languages, may require user registration and may be subject to change or discontinuation without notice. Additional fees or subscription charges may apply.

Adobe Premiere Pro CS5 system requirements

Adobe Premiere Pro CS5 requires a 64-bit operating system.

Windows

·         Intel® Core™2 Duo or AMD Phenom® II processor; 64-bit support required
·         64-bit operating system required: Microsoft® Windows Vista® Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise with Service Pack 1 or Windows® 7
·         2 GB of RAM (4 GB or more recommended)
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on removable flash-based storage devices)
·         7200 RPM hard drive for editing compressed video formats; RAID 0 for uncompressed
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0-compatible video card
·         Adobe-certified GPU card for GPU-accelerated performance
·         Adobe-certified card for capture and export to tape for SD/HD workflows
·         OHCI-compatible IEEE 1394 port for DV and HDV capture, export to tape, and transmit to DV device
·         Sound card compatible with ASIO protocol or Microsoft Windows Driver Model
·         DVD-ROM drive compatible with dual-layer DVDs (DVD+/-R burner for burning DVDs; Blu-ray burner for creating Blu-ray Disc media)
·         QuickTime 7.6.2 software required for QuickTime features
·         Broadband Internet connection required for online services*

Mac OS

·         Multicore Intel processor with 64-bit support
·         Mac OS X v10.5.7 or v10.6.3; Mac OS X v10.6.3 required for GPU-accelerated performance
·         2 GB of RAM (4 GB or more recommended)
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on a volume that uses a case-sensitive file system or on removable flash-based storage devices)
·         7200 RPM hard drive for editing compressed video formats; RAID 0 for uncompressed
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0–compatible video card
·         Adobe-certified GPU card for GPU-accelerated performance
·         Core Audio-compatible sound card
·         DVD-ROM drive compatible with dual-layer DVDs (SuperDrive for burning DVDs; external Blu-ray burner for creating Blu-ray Disc media)
·         QuickTime 7.6.2 software required for QuickTime features
·         Broadband Internet connection required for online services*

Supported NVIDIA video cards for GPU acceleration

·         GeForce GTX 285 (Windows and Mac OS)
·         GeForce GTX 470 (Windows)
·         Quadro 4000 (Windows and Mac OS)
·         Quadro 5000 (Windows)
·         Quadro 5000M (Windows)
·         Quadro FX 3800 (Windows)
·         Quadro FX 4800 (Windows and Mac OS)
·         Quadro FX 5800 (Windows)
·         Quadro CX
Visit the NVIDIA website for system requirements and compatibility. The list of video cards that are compatible with Adobe® Premiere® Pro CS5 is updated on a regular basis.
*This product may allow you to access certain features that are hosted online ("online services"), provided you have a high-speed Internet connection. The online services, and some features thereof, aren't available in all countries, languages, or currencies and can be discontinued in whole or in part without notice. Use of the online services is governed by separate terms of use and by the Adobe Online Privacy Policy. Access to these services sometimes requires user registration. Some online services, including services that are initially offered at no charge, may be subject to additional fees. For more details and to review the terms of use and Online Privacy Policy, visit www.adobe.com.

Adobe Premiere Pro CS4 system requirements

Windows

·         2 GHz or faster processor for DV; 3.4 GHz for HDV; dual 2.8 GHz for HD*
·         Microsoft® Windows® XP with Service Pack 2 (Service Pack 3 recommended) or Windows Vista® Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise with Service Pack 1 (certified for 32-bit Windows XP and 32-bit and 64-bit Windows Vista)
·         2 GB of RAM
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on flash-based storage devices)
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0–compatible video card
·         Dedicated 7200 RPM hard drive for DV and HDV editing; striped disk array storage (RAID 0) for HD; SCSI disk subsystem preferred
·         For SD/HD workflows, an Adobe-certified card for capture and export to tape
·         OHCI-compatible IEEE 1394 port for DV and HDV capture, export to tape, and transmit to DV device
·         DVD-ROM drive (DVD+/-R burner required for DVD creation)
·         Blu-ray burner required for Blu-ray disc creation
·         Microsoft Windows Driver Model or ASIO-compatible sound card
·         QuickTime 7.4.5 software required to use QuickTime features
·         Broadband Internet connection required for online services†

Mac OS

·         Multicore Intel® processor
·         Mac OS X v10.4.11–10.5.4
·         2 GB of RAM
·         10 GB of available hard-disk space for installation; additional hard-disk space required during installation (cannot install on a volume that uses a case-sensitive file system or on flash-based storage devices)
·         1280 x 900 display with OpenGL 2.0-compatible video card
·         Dedicated 7200 RPM hard drive for DV and HDV editing; striped disk array storage (RAID 0) for HD; SCSI disk subsystem preferred
·         DVD-ROM drive (SuperDrive for DVD burning)
·         Blu-ray burner required for Blu-ray disc creation
·         Core Audio-compatible sound card
·         QuickTime 7.4.5 software required to use QuickTime features
·         Broadband Internet connection required for online services†
*SSE2-enabled processor required for AMD systems
†This product may allow you to access certain features that are hosted online ("online services"), provided you have a high-speed Internet connection. The online services, and some features thereof, aren't available in all countries, languages, or currencies and can be discontinued in whole or in part without notice. Use of the online services is governed by separate terms of use and by the Adobe Online Privacy Policy. Access to these services sometimes requires user registration. Some online services, including services that are initially offered at no charge, may be subject to additional fees. For more details and to review the terms of use and Online Privacy Policy, visit www.adobe.com.

Adobe Premiere Pro CS3 system requirements

 Windows

·         Intel Pentium 4 (1.4-GHz processor for DV; 3.4-GHz processor for HDV), Intel Centrino, Intel Xeon (dual 2.8GHz processors for HD), Intel Core Duo (or compatible) processor; SSE2-enabled processor required for AMD systems.
·         Microsoft Windows XP Professional or Home Edition with Service Pack 2 or Windows Vista Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise (certified for 32-bit editions only)
·         1 GB of RAM for DV; 2 GB of RAM for HDV and HD
·         10 GB of available hard-disk space (additional free space required during installation)
·         Dedicated 7200 RPM hard drive for DV and HDV editing; striped disk array storage (RAID 0) for HD; SCSI disk subsystem preferred.
·         1280 x 1024 monitor resolution with 32-bit video card; Adobe recommended video card for GPU-accelerated playback (see the full compatible hardware listing)
·         Microsoft DirectX or ASIO-compatible sound card
·         For SD/HD workflows, an Adobe certified card for capture and export to tape
·         DVD-ROM drive
·         Blu-ray burner required for Blu-ray Disc creation
·         DVD+/-R burner required for DVD creation
·         OHCI-compatible IEEE 1394 port for DV and HDV capture, export to tape, and transmit to DV device
·         QuickTime 7 software required to use QuickTime features
·         Internet or phone connection required for product activation
·         Broadband Internet connection required for Adobe Stock Photos* and other services

Mac OS

·         Multicore Intel processor (Adobe OnLocation CS3 is a Windows application that can be used on Macintosh using Boot Camp and Windows, sold separately)
·         Mac OS X v10.4.910.5 (Leopard)
·         1 GB of RAM for DV; 2 GB of RAM for HDV and HD
·         10 GB of available hard-disk space (additional free space required during installation)
·         Dedicated 7200 RPM hard drive for DV and HDV editing; striped disk array storage (RAID 0) for HD; SCSI disk subsystem preferred
·         1280 x 960 monitor resolution with 32-bit video card
·         Core Audio-compatible sound card
·         DVD-ROM drive
·         Blu-ray burner required for Blu-ray Disc creation
·         SuperDrive for DVD burning
·         QuickTime 7 required to use QuickTime features
·         Internet or phone connection required for product activation
·         Broadband Internet connection required for Adobe Stock Photos* and other services

Adobe Premiere Pro CC (2017) system requirements

Windows

·         Multicore processor with 64-bit support
·         Microsoft Windows 7 with Service Pack 1 (64 bit) or Windows 8 (64 bit), or Windows 10 (64 bit).
·         8GB of RAM (16GB or more recommended)
·         8GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on removable flash storage devices)
·         1280x800 display (1920x1080 or larger recommended)
·         Sound card compatible with ASIO protocol or Microsoft Windows Driver Model
·         Optional: Adobe-recommended GPU card for GPU-accelerated performance
·         Internet connection and registration are necessary for required software activation, validation of subscriptions, and access to online services.*

macOS

·         Multicore Intel processor with 64-bit support
·         MacOS X  v10.10, v10.11 or v10.12
·         8GB of RAM (16GB or more recommended)
·         8GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on a volume that uses a case sensitive file system or on removable flash storage devices)
·         1280x800 display (1920x1080 or larger recommended)
·         Sound card compatible with Apple Core Audio 
·         Optional: Adobe-recommended GPU card for GPU-accelerated performance
·         Internet connection and registration are necessary for required software activation, validation of subscriptions, and access to online services.*







Adobe after effects merupakan aplikasi yang cukup handal, dengan banyak efek yang tersedia dan siap pakai. Kemampuan adobe after effects diantaranya mampu mengubah membuat animasi melalui objek. Selain itu juga after effects didukung dengan ada nya fitutr scripting dan dukungan expression untuk menghasilkan animasi yang lebih dinamis.
Fitur-fitur adobe After Effects antara lain : Pembuatan shape, Keyframe (untuk melakukan animasi),  Action Script (untuk dukungan skripting sehingga memungkinkan animasi yang lebih dinamis dan atraktif), dan masih banyak lagi.
Kelebihan Adobe After Effect
1. Dukungan efek yang melimpah
Ini menjadi kunci penting dari aplikasi adobe after effect yaitu banyaknya dukungan efek untuk pembuatan motion grafik. Ada puluhan efek siap pakai yang diolah dan diaplikasikan pada video atau graphics yang akan Kita buat di workspace.
2. Dukungan native untuk arsitektur CPU 64-bit
Hal ini berarti menjadikan aplikasi adobe after effects bisa digunakan pada basis prosesor 64-bit yang tentu saja menjadikan aplikasi ini lebih cepat, responsif, dan mendukung RAM dengan kapasitas yang lebih besar.
3. Dukungan Keyframe dan Scripting
Keyframe merupakan fitur kunci animasi dan video sedangkan scripting merupakan fitur yang memungkinkan pergerakan dinamis animasi berdssarkan event dan trigger yang ada pada saat animasi atau video dijalankan saat runtime. Ini tentu menjadi kelebihan adobe after effecs sehingga Kita bisa bukan hanya menciptakan video dengan efek motion graphic yang baik tetapi juga dinamis karena didukung oleh adanya scripting. Tentu hal ini menuntut Kita untuk memiliki pemahaman dasar pemrograman dan algoritma. 


4. Mampu melakukan konversi file vektor ke shape
Ini juga merupakan kelebihan after effects dimana ia mampu membuat file shape dari vektor dengan cara melakukan file import untuk dimasukkan ke dalam workshape. Untuk diketahui vektor merupakan jenis graphic yang menggunakan titik koordinat sebagai satuan terkecil yang membentuk garis bantu gambar.
5. Populer sebagai aplikasi editing video untuk kalangan professional
Adobe After effects merupakan aplikasi skala besar yang sudah banyak digunakan oleh kalangan professional. Mulai dari keperluan membuat animasi, penyuntingan movie, penambahan efek motion grafic sederhana sampai yang komplek, dan media Training melalui piranti Audio Visual bisa dijalankan dengan adobe after effects. Ini membuktikan kredibilitas adobe after effects sebagai aplikasi editing video yang patut diperhitungankan keberadaannya di pasar industri software besar saat ini.
6. Mempertahankan detail gambar  agar halus saat kompresi
Kelebihan lain dari adobe after effects ini adalah kemampuannya untuk tetap menjaga agar kualitas graphic tetap apik dan halus saat dikompressi, demikian terhadap compression ratio dan quality nya pun berimbang. Hal ini bukanlah mudah mengingat fitur kompressi umumnya akan mengurangi detail tekstur graphics sehingga menjadi tidak halus lagi.
Kekurangan Adobe After Effects
1. butuh waktu lebih lama untuk belajar
Dikarenakan kompleksitas fitur dan efek yang tersedia, menjadikan user aplikasi after effects ini perlu waktu lebih lama untuk mempelajarinya. Ditambah dukungan scriptingnya menjadikan Kita perlu waktu lebih untuk mempelajari berbagai konsep pemrograman script di after effect ini, jika akan menggunakan script.
2. Dibutuhkan PC berspesifikasi tinggi
Untuk aplikasi dikelasnya, after effects ini cukup memakan banyak resource CPU dan RAM, oleh karena itu disarankan untuk memastikan dan mengupdrade spesifikasi PC Kita agar lebih tinggi karena jika tidak maka akan mempersulit pengoperasional program dan tentunya crash dan freeze bisa terjadi.
3. Dibutuhkan ketelitian dalam pengoperasian Software
Penggunaan aplikasi editing video sekelas adobe after effects yang bisa dibilang cukup kompleks, menuntut Kita sebagai user untuk memiliki ketelitian lebih dalam pengoperasiannya. Berbagai teknis editing, selecting, keyframing, dan lain lain menuntut keterampilan teknis dalam pengoperasiannya agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
4.  Adobe after effects bukan program animasi 3D
Perlu dipahami bahwa aplikasi adobe after effects bukanlah aplikasi animasi berbasis 3D sehingga berbagai fungsi dimensional animasi 3D  tidak akan ditemui di aplikasi editing video ini. Ini menjadi satu kekurangan dimana aplikasi sekelasnya yang berbasis Open Source seperti Blender sudah menerapkan dimensional 3D, meskipun secara fitur dan performa belum bisa mengungguli aplikasi adobe after effects secara keseluruhan.

5. Fungsi rendering teks yang kurang optimal
Salah satu kekurangan Adobe after effects yang lain adalah pada fungsi penanganan teks dan pemformatan yanh kurang optimal. Ini dikarenakan Adobe after effects tidak memiliki basis atau menerapkan fungsi rendering teks dengan baik sebaik aplikasi word processor. Tetapi belakangan semenjak versi terakhir dan update versi sinambungan untuk aplikasinya menjadikan aplikasi adobe after effect mampu menangani rendering teks dengan lebih baik.
6. Tidak support Linux
Adapun ini merupakan opsional yang bisa dipertimbangkan mengingat penggunaan Linux juga banyak. Kelihatannya adobe tidak menyediakan versi porting aplikasi after effects untuk para pengguna sistem operasj Linux
Demikianlah ulasan dari artikel kelebihan dan kekurangan Adobe After Effects. Semoga bisa memberi pengetahuan dan wawasan tambahan terkait  aplikasi editing video dan motion gtaphics ini. Adobe After Effects ini merupakan aplikasi editing video yang banyak digunakan oleh para Professional, karena kaya akan fitur dan efeknya. Namun demikian, penggunaan aplikasi ini menuntut pembelajaran lebih, oleh karena itu untuk pemula disarankan sering mempelajari tutorial yang ada di Internet tentang pengoperaian ini sehingga mempermudah pemahaman dan mempercepat penguasaan aplikasi editing video besutan adobe ini.

Kelebihan

1.     Dapat mengcapture video dari camcorder yang terhubung ke komputer atau laptop dan dapat disimpan ke dalam berbagai format file.
2.     Mudah dalam membuat judul video karena memiliki 3 title.
3.     Memiliki timeline yang dapat diisi dengan banyak sekali video serta audio untuk memperkaya efek atau memperbagus video yang kamu buat. Batasannya pada beberapa versi ada yang sampai 99 kolom video dan 99 kolom audio, yang berarti kamu dapat membuat kombinasi sangat banyak sekali.
4.     Memudahkanmu dalam mengelola file-file yang dibutuhkan untuk melakukan editing karena tersedia fitur explorer built-in yang dapat digunakan untuk browsing.
5.     Memiliki antarmuka yang memanjakan mata, serta memudahkan untuk mengoperasionalkan proses editing video karena memiliki tampilan serta preview yang membuat editing video menjadi lebih mudah.
6.     Memiliki ketelitian waktu edit sampai sekitar 0.01 detik. Dengan demikian kamu dapat membuat frame yang lebih halus sehingga filmmu juga akan lebih bagus.
7.     Ada banyak sekali dukungan file video yang dapat diedit oleh Adobe Premiere. Dengan demikian kamu tidak perlu direpotkan karena harus mengubah format video dari satu file ke file yang lain terlebih dahulu sebelum pada akhirnya dibuka pada Adobe Premiere.
8.     Memiliki kemampuan untuk membuat efek-efek yang menarik dan dapat kita edit sesuai dengan keinginan kita seperti efek zoomingefek overlight atau overdick, dan lain sebagainya. Salah satunya dapat membuat kata-kata yang bergerak sesuai dengan direksi yang kita berikan pada aplikasi tersebut. Kamu juga bisa mengkopi efek pada proyek satu ke proyek lainnya.
9.     Memiliki dukungan media encoder yang juga berasal dari aplikasi encoder yang tangguh yaitu Adobe Media Encoder.
10.                        Tidak mudah crash alias stabil, dengan demikian pengalaman editing juga akan sangat baik.
11.                        Mendukung sistem 64 bit, dengan demikian kamu dapat memanfaatkan jumlah ram yang lebih banyak untuk memaksimalkan proses editing pada komputermu
Dapat melakukan time reverse atau membalik jalannya video dengan mudah dan cepat.
12.                        Mendukung format output berupa video HD.
13.                        Memiliki fitur auto save project yang dapat membantu mengantisipasi listrik mati atau crash di tengah jalan yang dapat menyebabkan proyek editing yang sedang dilakukan lupa belum ke save.
14.                        Memiliki fitur rendering atau penggabungan video tanpa memasukkan suara yang rata-rata tidak tersedia di aplikasi lain.
15.                        Dapat memilih output video edit yang beragam seperti MPEG-2 atau Avi.

Kekurangan

1.     Salah satu kekurangan dari Adobe Premiere tentu masalah pembelajaran yang tidak mudah. Untuk dapat menjadi Adobe Premiere, kamu butuh mempelajarinya secara serius terlebih dahulu.
2.     Memiliki ukuran instalasi yang besar sehingga bakal memakai banyak ruang di hardiskmu.
3.     Oleh karena aplikasi ini memiliki lisensi, maka untuk memakainya kamu butuh membeli lisensinyatersebut. Sayangnya, untuk ukuran kantong mahasiswa, harga lisensi yang diberikan cukup mahal. Itu pun harus diperbarui setiap bulan.
4.     Membutuhkan spesifikasi komputer yang berada pada rentang medium sampai high-end. Cukup wajar mengingat kemampuan yang dimilikinya dalam editing video.
5.     Tidak terdapat full screen preview.
6.     Tidak dapat menyimpan file video secara langsung melainkan harus melalui proses rendering.
7.     Beberapa teknik untuk melakukan editing video memerlukan aplikasi lain untuk menjalankannya. Misalnya kamu membutuhkan Adobe After Effects untuk memoles videomu, atau membutuhkan SpeedGrade untuk mempercantik video yang sedang kamu edit. Tentunya hal ini agak menyebalkan apabila aplikasi tambahan itu pun juga harus dibeli dengan uang sebelum kita dapat menggunakannya secara legal


BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN

Adobe Premiere adalah salah satu software yang popular dan digunakan secara luas dalam pengeditan video
Fungsi utama Premiere Pro lebih efektif lagi untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi. Agar penampilan multimedia anda lebih menarik, sebaiknya dipelajari pula software animasi dan grafis lain seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan utility multimedia lainnya.



Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Premiere_Pro
www.ngubekilmu.com/2016/02/adobe-premiere-pro-editing-video.html
blog.dimensidata.com › Berita Teknologi
si283.ilearning.me/2015/12/04/pengertian-adobe-premiere-dan-sejarahnya
firdausns44.blogspot.com/2014/11/pengertian-adobe-premiere-dan-sejarahnya_9.html



Unknown

3 komentar:

Instagram